Monday, September 29, 2008

Surabaya Holiday...........

Sekarang gw lg liburan di Surabaya. Balik kampung lah critanya nih......Liburan disini ga ada spesial2nya sama sekali. Paling cuma maen ma temen,trus kerumah pacar,udah gitu2 doang.....huh membosankan banget. I need some holiday yang seru,yang gokil,yang gila,yang laen dari yang laen.....huhu,somebody help me!!!!!!!

Selengkapnya......

Tuesday, September 23, 2008

Kuliah.....

Tanggal 25 Agustus bulan lalu,gw dah mulai kul. Yah yang gw bayangin adalah,Kul=santai. Jadwalnya kagak padet kayak dulu pas skul SMA, brangkat pagi pulang jam 4 sore,gila khan?!. Awalnya menyenangkan, tapi kemudian menjadi sesuatu yang sangat mengerikan. Baru sekarang ni kerasa ga enaknya.Tgasnya banyak banget,Gila!buat napas aja kayaknya ga sempet,Anjrit!tapi ya mau gimana lagi,dah terlanjur kuliah sih. Tau gini khan gw langsung kerja aja dah.Mau kerja apa kek,jaga kasir kek,jaga warnet kek,jadi kuli kek(hah....)yah pokoknya sesuatu yang ga nyiksa tubuh kyk gini lah........
Hah,sabar deon.....sabar deon......

Selengkapnya......

Monday, September 22, 2008

Mulai Lagi............

Ah,dah lama ga utak-atik blog,terlalu kerajingan dengan yang namanya fs sih. Emang kalo dah ketagihan ma yang namanya fs jadi susah bwt ngelepasnya...(kyk pecandu ajah....). Kerjaannya kalu ke warnet FSannnnn mulu......Yah sekarang mulai ngeblog lagi dah......

Selengkapnya......

Monday, May 26, 2008

Haruskah Aparat Seperti Itu.....

Anda semua pasti sudah melihat liputan aksi demo yang dilakukan mahasiswa UNAS yang mengusung masalah kenaikan harga BBM. Betapa menyedihkannya negeri ini. Demo yang dilakukan mahasiswa itu ternyata berbuntut panjang. Akibatnya pun Aparat Polisi menyerbu kampus UNAS dengan tindakan anarkis pula dengan alasan mengejar otak dari bentrokan antara mahasiswa UNAS dan Polisi. Tetapi yang jadi masalah disini adalah : “apakah perilaku anarkis yang dilakukan oleh aparat polisi tersebut masih bisa disebut wajar ?”

Aparat polisi langsung menyerang dengan membabi buta. Seperti yang saya saksikan di televisi, mereka merusak fasilitas-fasilitas kampus, merusak kendaraan yang diparkir, melempari dengan batu, dan mungkin perilaku lain yang tak sempat tertangkap kamera wartawan. Apakah ini fungsi dari polisi ? Inikah yang dilakukan polisi atas nama kebenaran? Inikah polisi yang dikatakan pelindung dan pengayom masyarakat ?
banyak yang menjadi korban. Tetapi apa mereka semua bersalah ? Apakah aparat tahu siapa yang salah siapa yang benar sehingga dengan mudahnya mereka mengayunkan pukulan dan lemparan batu ? Apakah pemerintah melihat semua itu ? dan apa tanggapan/tindakan mereka ? Apakah mereka hanya bisa diam seperti menonton bioskop sembari makan popcorn ? jika benar seperti itu maka bejat sudah moral bangsa jika dikuasai orang-orang seperti itu.
satu lagi yang membuat hati saya tertawa sekaligus teriris, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abu Bakar Nataprawira mengatakan bahwa tidak ada undang undang yang melarang petugas polisi mengejar pelaku kejahatan meski sampai ke dalam kampus. "Tidak ada Undang-Undang yang melarang petugas polisi apabila mengejar pihak-pihak yang melakukan kejahatan ke dalam kampus," kata Abu Bakar sewaktu jumpa pers di Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, hari Minggu kemarin. Apakah harus dengan cara brutal dan terkasan tidak bertanggung jawab seperti itu ? khan tidak semua mahasiswa disana yang salah. Kenapa tempat mereka menuntut ilmumalah dihancurkan oleh aparat tersebut. Apakah gedung tersebut punya salah ? tidak ada yang melarang polisi masuk ke kampus untuk mencari kebanaran, tetapi sudah termasuk tindak kriminal namanya kalau sudah memukul orang tak bersalah. Andaikan anak mereka yang dipukul, apakah sebagai orang tua mereka tidak geram ?
Maka dari itu, jika aparat memang diciptakan untuk melindungi masyarakat, maka lindungilah masyarakat tersebut jangan malah menyakiti dan mengundang kutukan dimana-mana. Kalau tingkah mereka seperti itu, apa bedanya mereka dengan mahasiswa- mahasiswa yang anarkis ??????

Selengkapnya......

Sunday, January 13, 2008

Tamparan Menyakitkan yang Berarti…….

Aku, Deon, adalah seorang insan yang tak luput dari kesalahan, Seorang sosok yang tak tahu berterimakasih dan bersyukur kepada Yang Kuasa, serta seorang pribadi yang tak mengerti apa arti sebuah kehidupan, yang pada akhirnya disadarkan oleh Tuhan melalui pemandangan yang mengetuk pintu hatiku.

Kemarin malam aku bersama papa mama berencana keluar untuk jalan-jalan.Tapi karena kakakku kerja,jadi kami tidak jadi keluar malam itu.Padahal aku sudah berencana keluar dan aku batalkan. Sudahlah tak jadi keluar, tanpa sebab ibuku marah-marah kepadaku. Membuat kupingku terasa panas dan tak nyaman.Aku sangat kecewa dengan mereka. Karena itu, untuk menghilangkan rasa mangkel dan suntuk aq bergegas kerumah pacarku, Kesya. Disana kami bercengkrama, memperbincangkan sesuatu. Sampai pada akhirnya waktu menunjukkan hampir pukul 9 malam

Aku terdiam sejenak, seseorang lewat didepan rumah Kesya. Seorang kakek tua yang berjalan sambil mendorong “rombong” bertuliskan roti bakar. Dengan jalannya yang lemah, kakek itu mendorong rombongnya yang sudah terlihat usang. Seketika Kesya berkata kepadaku, “Yang, orang itu kasian ya…”. Mendengar itu akupun merasa iba. Sebuah pemandangan yang baru seumur hidupku membuat aku tersentuh. Kesya pun berkata bahwa setiap berangkat sekolah ia selalu melihat kakek itu berangkat untuk menjajakan roti bakarnya. Mendengarnya membuat hatiku semakin tersayat. Sebuah tamparan menyakitkan yang langsung mengenai hatiku. Betapa aku tidak bersyukur kepada Tuhan yang telah memberi orangtua yang mampu membiayai sampai sekarang. Seolah hatiku menangis melihat itu semua, dan rasa malu yang amat sangat pada diri sendiri karena aku disadarkan oleh seorang kakek tua yang tak sengaja lewat didepan mataku.

Pulang dari rumah Kesya, aku terbayang pemandangan tadi. Disepanjang perjalanan pulangpun aku menahan tangisku. Seketika itu aku tersadar bahwa hidup sangatlah keras. Kita tidak boleh hanya melihat keatas, kepada orang orang sukses dan terkenal. Tetapi kita juga harus melihat kebawah, kepada orang yang hidupnya kesusahan dan berkekurangan. Jika kita telah diberi waktu oleh Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup kita, maka pergunakanlah waktu itu sebaik-baiknya untuk membangun hidup yang berarti. Karena tidak selamanya kita diberikan waktu untuk hidup di dunia ini….

Selengkapnya......

Monday, January 7, 2008

Pemetalan....

Senin kemarin adalah hari yang paling menjengkelkan bagiku, dan mungkin bukan aq saja, tetapi semua laki-laki di SMA 11 surabaya yang memiliki rambut panjang pasti merasa kesal. Bagaimana tidak, rambut yang susah payah dijaga hilang karena menjadi korban keganasan gunting seorang guru yang paling ditakuti se-SMA 11.

Siapa lagi kalo bukan “Mak Ikuk”. Siapa yang ga tau Mak Ikuk? Bagi murid-murid SMA 11 Sby nama itu sudah tidak asing lagi ditelinga mereka. Guru yang hobinya merampas gelang, sepatu yang warnanya nggak hitam, serta hobi anehnya yang ga bisa dilupain seumur hidup, yaitu “metali” rambut gondrong siswa pria.

Oh….hanya itu yang bisa keluar dari mulutku pada saat dipetal.sudah berulang kali aq coba jelasin kalo rambutku masih pendek, tetapi dengan tidak berperasaan dia hanya bilang “lek ga onok yo dionokno”.sungguh kata-kata yang menyayat hati. Semua terlihat seolah-olah memetal bukan karena ketidakdisiplinan siswa, tapi karena atas dasar kesenangan pribadi semata. Sungguh amat menjengkelkan!.

Selengkapnya......

Friday, December 28, 2007

About J-Rocks...

Siapa dari kalian yang ga tau J-Rocks? aq rasa nama J-Rocks adalah nama yang ga asing lagi ditelinga kalian karena band ini sering muncul menghiasi layar kaca khususnya MTV yang nyiarin lagu-lagu Indonesia n luar negeri. Musiknya yang berbau jepang pastinya dah pernah kalian denger di tv atopun radio, seperti hitsnya yang berjudul “lepaskan Diriku” n “Kau Curi Kagi”.

J-Rocks berdiri pada tahun 2003 dengan personil Iman (vokal/gitar), Sony (gitar), Wima (bass), dan Anton (drum) dan aliran yang mereka usung adalah Japanese Pop/Rock. Nama J-Rocks memang terkesan baru di belantika music Indonesia jika dibandingkan dengan grup band senior seperti Padi, Dewa, n Slank, tetapi pengalaman manggung mereka udah dimulai dari sebelum album mereka dipasarkan. Dan dengan menyandang gelar juara Nescafe Band Competition, band ini memulai kiprahnya didunia music Indonesia dengan merilis album perdananya yang berjudul “Topeng Sahabat” yang diproduseri oleh Bongky BIP dan Uji (ex Debrur).

Kemunculan J-Rock di dunia music Indonesia awalnya mengundang banyak reaksi dari berbagai pihak, khususnya para penggemar band asal jepang L'Arc~en~Ciel (Laruku) di Indonesia. Mereka mengatakan bahwa J-Rocks telah memplagiatkan karya dari Laruku. Padahal kalo deon liat mereka hanya meniru gaya khas harajukunya saja. Apalagi jika dilihat dari segi lagunya. Lagu-lagunya J-Rocks banyak yang persis nuansanya kayak lagunya Laruku, seperti Topeng Sahabat (Dituding meniru karya L'Arc~en~Ciel yang berjudul "Lose Control") dan Lepaskan Diriku (mirip "New World").

Tetapi akhirnya di album yang kedua, mereka bener-bener ngebuktiin klo yang dibicarakan sebagian orang tersebut adalah salah. Dengan album keduanya yang berjudul “Spirit”, J-Rocks membuktikan bahwa mereka bukan plagiat. Dialbum kedua ini mereka tampil lebih ngerock, n musiknya juga makin bermelodi dan dinamis. Jadi, bisa dibuktiin ke semua orang bahwa J-Rocks adalah band yang mempunyai skill yang baik, bukan hanya sekedar band kacangan ataupun band kemarin sore….

Selengkapnya......